Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin (MWA) telah menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa untuk pemilihan rektor periode 2026–2030 yang berlangsung di Kampus Unhas Jakarta pada Rabu, 14 Januari 2026.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., berhasil memperoleh dukungan 23 suara dari total 24 suara yang diperebutkan dalam pemilihan tersebut.
Komposisi suara dalam MWA terdiri dari 16 orang anggota yang memiliki hak suara, termasuk suara dari Mendiktisaintek dan tokoh masyarakat. Dalam struktur pemilihan ini, suara Mendiktisaintek memegang 35 persen dari total suara, atau 9 suara.
Dengan terpilihnya Prof. Jamaluddin Jompa melalui perolehan mayoritas suara, Universitas Hasanuddin memasuki periode kedua kepemimpinan beliau. Diharapkan di bawah kepemimpinan Prof. JJ, Unhas dapat terus menciptakan sinergi, inovasi, dan prestasi unggul dalam lima tahun ke depan.
Prof. JJ mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga kemenangan bagi seluruh sivitas akademika Unhas. Menurutnya, setiap anggota keluarga besar Unhas telah memberikan kontribusi yang berarti melalui peran mereka di masing-masing unit kerja.
“Dengan selesainya proses pemilihan ini, saya mengajak kita semua untuk memulai langkah bersama. Jika selama proses ini ada hal yang kurang berkenan, saya terlebih dahulu meminta maaf,” ungkap Prof. JJ.
Dalam pemilihan tersebut, Prof. dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K), M.MedEd memperoleh 1 suara, sementara Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., memperoleh 23 suara, dan Prof. Dr. Sukardi Weda, SS., M.Hum., M.Pd., M.Si., MM., M.Sos.I, MA. tidak memperoleh suara.
