News  

Appi Sidak Menu Bergizi Gratis di Sekolah, Soroti Asupan Protein dan Pembagian Susu

KabarBugis.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Inpres Monginsidi, Kecamatan Makassar, Rabu (29/10) pagi.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot memastikan pelayanan fasilitas sekolah dan pelaksanaan program Menu Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar gizi yang ditetapkan.

Tiba di sekolah sekitar pukul 09.25 WITA, Appi langsung menuju salah satu ruang kelas tempat siswa tengah menikmati sarapan bergizi. Ia memeriksa dengan teliti isi piring siswa, menanyakan kandungan lauk, serta memastikan keseimbangan protein, karbohidrat, dan sayuran dalam menu harian.

“Ini sudah cukup proteinnya atau belum? Lauknya bagaimana?” tanya Appi kepada guru dan petugas dapur yang menyiapkan makanan.

Appi menekankan bahwa tujuan utama program MBG bukan hanya memberikan makanan gratis, tetapi memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang untuk mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar mereka.

Ia juga menyoroti pembagian susu MBG yang diketahui masih dilakukan sekali dalam seminggu. Menurutnya, pola tersebut perlu ditinjau kembali agar asupan gizi anak lebih optimal.

“Kalau bisa, susu jangan cuma seminggu sekali. Anak-anak butuh tambahan protein dan kalsium secara rutin,” tegasnya.

Meski memberikan sejumlah catatan, Appi tetap mengapresiasi kesadaran para siswa yang sudah membawa tumbler sendiri. Menurutnya, kebiasaan tersebut patut dicontoh karena mendidik anak-anak agar lebih peduli terhadap kesehatan dan lingkungan sejak dini.

“Saya senang mereka sudah terbiasa bawa tumbler sendiri. Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga karakter disiplin dan peduli lingkungan,” ujarnya.

Program Menu Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Pusat yang diluncurkan untuk mendukung kesehatan anak sekolah dasar. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap anak mendapat asupan gizi memadai tanpa membebani orang tua.

Appi menegaskan bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG akan terus dilakukan secara berkala. Ia menginginkan setiap sekolah mampu menjaga kualitas makanan dan memastikan proses distribusi berjalan tepat waktu.

“Kita tidak boleh anggap remeh urusan gizi anak-anak. Ini menyangkut masa depan mereka dan masa depan kota ini,” tutupnya.

Exit mobile version