News  

Sawah di Sidrap Nyaris Puso, Hasil Panen Gabah Capai Rp166 Juta

Sawah di Sidrap hasilkan gabah 7,1 ton usai sempat dinyatakan nyaris puso (Dok: Ist)

KabarBugis.id — Lahan sawah milik petani bernama Labandung di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), berhasil menghasilkan 21.580 kilogram gabah meski sebelumnya terancam puso akibat keterbatasan air.

Data hasil panen tersebut diterima pada Kamis (01/10). Dari lahan tersebut, produktivitas panen tercatat sekitar 7,1 ton per hektare.

Hasil panen itu menjadi capaian tersendiri bagi Labandung karena kondisi lahannya sebelumnya nyaris mengalami gagal panen. Keterbatasan pasokan air sempat membuat tanaman padi di lahan tersebut berada dalam kondisi terancam puso.

Labandung mengaku bersyukur karena sawahnya tetap mampu menghasilkan panen dengan produktivitas yang cukup tinggi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama jajaran yang telah membantu menangani persoalan pengairan di lahan tersebut.

“Terima kasih Pak Bupati, Pak Kadis Pertanian (Dinas TPHPKP), dan Kadis PSDA. Seandainya tanpa bantuan, tidak bisa dapat hasil ini,” kata Labandung.

Menurut Labandung, dukungan pemerintah dalam mengatasi persoalan ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting yang membuat tanaman padi dapat bertahan hingga masa panen. Upaya tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap hasil produksi di lahannya.

Ia juga mengapresiasi langkah Bupati Sidrap bersama jajaran dalam menangani persoalan saluran irigasi. Menurutnya, penyisiran saluran pengairan bahkan dilakukan hingga malam hari untuk mencari solusi atas keterbatasan air yang dialami petani.

“Sehatki, Pak Bupati. Semoga kerja-kerja nyata dan ikhlas ini, Allah SWT memberikan ganjaran pahala. Aamiin,” tuturnya.

Berdasarkan hasil panen tersebut, lahan Labandung menghasilkan rata-rata sekitar 7,1 ton gabah per hektare. Dengan harga Rp7.700 per kilogram, total nilai gabah yang dihasilkan mencapai Rp166.166.000.

Exit mobile version