KabarBugis.id — Gelaran Sulawesi Cup Race di Sirkuit Puncak RMS Mario, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), disebut turut menggerakkan ekonomi warga, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi sirkuit.
Ajang balap yang dibuka resmi oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif itu menghadirkan ratusan pembalap dari berbagai daerah. Kehadiran penonton, tim, dan pendukung balap ikut meningkatkan aktivitas jual-beli di area sekitar sirkuit, mulai dari kuliner hingga kebutuhan peserta dan penonton.
“Setiap ada kegiatan seperti ini, UMKM bergerak. Penjualan meningkat dan perputaran uang di masyarakat ikut naik,” kata Syaharuddin saat membuka kegiatan, Minggu (18/1) malam.
Syaharuddin memaparkan perkiraan dampak ekonomi dengan asumsi tiap tim membawa sekitar 10 personel. Jika total kedatangan mencapai sekitar 4.000 orang dan masing-masing membelanjakan sekitar Rp1 juta per hari, maka perputaran uang diperkirakan Rp4 miliar per hari. Dengan pelaksanaan selama tiga hari, totalnya diproyeksikan mencapai sekitar Rp12 miliar.
Sebagai ketua harian IMI Sulsel, Syaharuddin juga menyampaikan pembenahan Sirkuit Puncak Mario dilakukan bertahap—mulai dari penataan lintasan, penerangan, hingga kawasan sirkuit—untuk mendukung event otomotif sekaligus membuka ruang ekonomi baru.
Ke depan, Pemkab Sidrap berkomitmen melanjutkan peningkatan fasilitas seperti tribun penonton, paddock, dan area parkir agar daya tampung pengunjung meningkat dan peluang UMKM makin luas.
“Kami ingin setiap event yang digelar di Sidrap memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” pungkasnya.












